Benarkah, brokoli mentah dapat mencegah kanker? Termasuk kanker payudara dan rahim!

brokoli-mentah-mencegah-kanker

Brokoli berasal dari keluarga kubis dan dikategorikan sebagai tanaman hijau yang dapat dimakan, juga dikenal sebagai sayuran hangat dan lezat yang kaya dengan puluhan nutrisi dari setiap sayuran. Brokoli merupakan sayuran pembangkit tenaga, manfaat untuk pencernaan, sistem kardiovaskular, sistem kekebalan tubuh, anti inflamasi dan pencegahan kanker. Selain itu, sayuran hijau ini merupakan sayuran tanpa lemak yang rendah sodium, kalori dan tinggi akan serat, vitamin C, potasium, B6 dan Vitamin A.

Dalam hal lain, brokoli juga dikemas oleh fitokimia dan antioksidan. Fitokimia yaitu bahan kimia pada tanaman yang bertanggung jawab atas warna, bau dan rasa. Sedangkan antioksidan, yaitu bahan kimia yang diproduksi oleh tubuh atau ditemukan pada buah-buahan, sayuran dan biji-bijian. Fungsi antioksidan adalah untuk membantu tubuh dalam menemukan dan menetralisir radikal bebas yang menyebabkan kerusakan sel. Radikal bebas adalah molekul tidak stabil yang dibuat selama proses metabolisme.

Beberapa nutrisi lain yang terkandung dalam brokoli yaitu beberapa magnesium, fosfor, sedikit seng dan zat besi. Lalu, apa saja manfaat kesehatan yang tersembunyi dari sayuran hijau dan super sehat ini? 

1. Pencegahan Kanker
pencegahan-kanker
image by pixabay.com
Manfaat kesehatan brokoli yang paling terkenal meningkatkan kekebalan tubuh dan menyerang kanker. Sama seperti sayuran cruciferous lainnya, seperti kembang kol, kubis brusel dan kubis ini sangat protektif terhadap beberapa kanker perut dan usus. Seain itu juga, brokoli mengandung khasiat membersihkan dan menghabiskan estrogen atau penyebab kanker dalam tubuh. Jadi, brokoli juga sangat cocok untuk mencegah kanker payudara dan kanker rahim.

2. Mengurangi Kolesterol
mengurangi-kolesterol
image by pixabay.com
Brokoli yang tinggi serat, membantu mengeluarkan kolesterol dengan mengikat asam empedu di saluran pencernaan. Serat larut dalam brokoli ini mampu mengikat sayuran dengan kolesterol dalam darah. Sehingga, kolesterol mudah diekskresikan dan keluar dari tubuh kita dengan mudah, bahkan varietas brokoli tertentu dapat menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dalam darah hingga 6 persen.

3. Kesehatan Jantung
kesehatan-jantung
image by pixabay.com
Salah satu manfaat dari brokoli ini adalah mengurangi kolesterol, dan secara tidak langsung itu pun dapat meningkatkan kesehatan jantung dengan membantu menjaga pembuluh darah agar tetap kuat. Brokoli juga mengandung sulforaphane yang merupakan anti-inflamasi yang dapat mencegah atau membalikan kerusakan pada lapisan pembuluh darah yang juga disebabkan oleh peradangan karena kronis. Brokoli dapat menjadi solusi masalah gula darah, karena sangat bagus untuk kesehatan jantung. Serat, vitamin dan asam lemak dalam brokoli membantu mengurangi kolesterol jahat, dan melindungi pembuluh darah dari kerusakan.

4. Anti-Inflamasi
anti-inflamasi
image by pixabay.com
Brokoli adalah anti-inflamasi yang dapat memperlambat kerusakan sendi termasuk osteoarthritis. Sulforaphane dalam brokoli juga dapat membantu penderita radang pada sendi, karena bahan kimia ini dapat menghambat enzim yang menyebabkan kerusakan sendi dengan menghentikan molekul kunci penyebab peradangan. Selain itu, brokoli mengandung iskhiosianat dan asam lemak omega-3 yang membantu mengatur peradangan.

5. Kesehatan tulang
kesehatan-tulang
image by pixabay.com
Brokoli sangat cocok untuk anak-anak, lanjut usia dan ibu menyusui. Mengapa demikian? Karena, brokoli mengandung kadar kalsium dan vitamin K yang tinggi. Keduanya sangat penting untuk kesehatan tulang dan pencegahan osteoporosis. Brokoli juga kaya akan nutrisi lain, seperti magnesium, seng dan fosfor.

6. Kesehatan Mata
kesehatan-mata
image by pixabay.com
Seperti wortel, brokoli pun mengandung lutein yang tinggi. Lutein adalah zat antioksidan yang membantu menjaga kesehatan mata. Kadar lutein dalam brokoli hampir sama dengan kadar lutein dalam wortel, sehingga kita bisa mengganti wortel dengan brokoli untuk membantu melindungi dari degenerasi makula (kondisi yang mengaburkan penglihatan sentral) dan katarak. Brokoli juga mengandung beta-karoten, vitamin A, fosfor, B kompleks, vitamin C dan E. Semua nutrisi ini sangat bagus untuk perbaikan kerusakan karena radiasi berbahaya karena penggunaan ponsel atau terlalu sering berada di depan layar.

7. Antioksidan Kuat
antioksidan-kuat
image by pixabay.com
Brokoli memiliki kadar antioksidan yang kuat, seperti lutein, zeaxanthin, beta-karoten dan antioksidan lainnya. Sayuran hijau ini pun sangat terkonsentrasi dengan vitamin C, sehingga sangat bermanfaat untuk kekebalan tubuh. Selain itu, brokoli juga mengandung flavonoid yang membantu mendaur ulang vitamin C secara efisien.

8. Perawatan Kulit
perawatan-kulit
image by pixabay.com
Kadar vitamin C, mineral tembaga, seng, vitamin K, asam amino dan folat pada brokoli sangat membantu dalam menjaga kesehatan kulit dan juga sangat ideal untuk menjaga kekebalan tubuh. Ini juga berarti, bahwa brokoli melindungi kulit dari infeksi dan akan menjaga cahaya alami dari kulit anda.

9. Anti Penuaan
anti-penuaan
image by pixabay.com
Seperti yang kita tahu, brokoli sangat tinggi akan vitamin C dan memiliki banyak antioksidan. Hal ini, membantu melawan radikal bebas penyebab penuaan yang sering merusak kulit. Dianjurkan untuk mengkonsumsi brokoli secara teratur, untuk membantu mengurangi garis-garis halus, keriput, masalah kulit seperti jerawat dan juga pigmentasi.

10. Kesehatan Pencernaan
kesehatan-pencernaan
image by pixabay.com
Brokoli yang tinggi serat, tentu saja akan membantu menjaga lapisan perut agar tetap sehat. Sulforaphane dalam brokoli membantu menjaga bakteri agar tidak ditumbuhi atau menempel terlalu kuat ke dinding perut. Brokoli memiliki hampir 1 gram serat per 10 kalori, yang membantu anda tetap teratur dan membantu menjaga tingkat bakteri sehat pada usus.

11. Memperbaiki Gejala Diabetes dan Autisme
memperbaiki-gejala-diabetes
image by pixabay.com
Brokoli adalah salah sayuran hijau yang rendah gula. Sehingga, sangat aman dan bagus dikonsumsi oleh penderita diabetes. Selain itu, sulforaphane dalam brokoli mampu memperbaiki gejala yang berhubungan dengan autisme.

12. Membantu Diet
membantu-diet
image by pixabay.com
Karena brokoli kaya akan serat dan karbohidrat yang bagus, sayuran hijau ini sangat cocok bagi anda yang melakukan program diet. Selain itu, brokoli juga mengandung protein, sehingga cocok untuk vegetarian. Manfaat kesehatan yang kita dapatkan dengan mengkonsumsi brokoli yaitu membantun melancarkan pencernaan, mencegah sembelit, mempertahankan gula darah rendah, dan mengurangi makan berlebih.

13. Bagus Untuk Detoksifikasi
detoksifikasi
image by pixabay.com
Selain melancarkan pencernaan, serat dalam brokoli dapat membantu menyingkirkan racun melalui saluran pencernaan. Selain itu, brokoli juga mengandung antioksidan yang membantu proses detoksifikasi tubuh. Dari hasil studi yang telah dilakukan, kecambah brokoli sangat membantu dalam proses detoksifikasi tubuh, mulai dari aktivasi hingga netralisasi dan penghapusan kontaminan.

Kesimpulannya, brokoli mengandung banyak nutrisi seperti serat, vitamin C, potasium, B6, vitamin A, mineral tembaga, seng, vitamin K, asam amino, folat, dan banyak antioksidan bermanfaat bagi tubuh. Mengkonsumsi brokoli secara rutin akan bermanfaat bagi kesehatan, seperti pencegahan kanker, mengurangi kolesterol, kesehatan jantung, anti-inflamasi, kesehatan tulang, kesehatan mata, sumber antioksidan, perawatan kulit, anti penuaan, kesehatan pencernaan, memperbaiki gejala diabetes dan autisme, membantu menurunkan berat badan, serta bagus untuk detoksifikasi.

Brokoli memang aman untuk dikonsumsi, namun dibalik itu semua brokoli dapat menyebabkan iritasi gas atau usus yang disebabkan oleh tingginya jumlah serat brokoli. Jika anda mengkonsumsi brokoli sebagai anti kanker, ada baiknya mengkonsumsi brokoli dalam keadaan mentah namun cenderung mengiritasi perut dan menyebabkan gas. Tetapi, nutrisi dari brokoli akan kita dapatkan semua. Sebaliknya, bila anda lebih suka mengkonsumsi dalam keadaan matang cukup dikukus selama 20 menit, atau direbus selama tiga menit, jika ditumis cukup sampai 5 menit. Namun, jika dimasak akan merusak dan mengurangi enzim pencegah kanker dari brokoli.

Baca juga :

0 Response to "Benarkah, brokoli mentah dapat mencegah kanker? Termasuk kanker payudara dan rahim!"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

loading...